- Advertisement -
Japanese News

10 Kafe Unik Dan Ekstrem Di Jepang, Yang Membuat Kalian Takjub!

Info –IDnation, Tren kafe kekinian gak hanya ada di Indonesia. Berbagai negara di seluruh belahan dunia juga memiliki tren yang sama. Mereka berlomba-lomba menciptakan kafe kekinian dengan konsep yang tak biasa, Salah satunya Jepang. Tak diragukan lagi kalau Jepang memiliki penduduk yang kreatif dan imajinatif, Banyak yang sudah dilakukan Jepang demi membangun negaranya lebih maju lagi, Mulai dari teknologi robot hingga ke bisnis kuliner dibikin sekreatif mungkin.

Jika kamu ke Jepang, kamu harus coba kunjungi beberapa restoran atau kafe unik yang nggak pernah kamu bayangin sebelumnya. Berikut ini adalah 10 kafe unik dan ekstrem yang hanya ada di Jepang!

 

1. Kawaii Monster Cafe

bc373ec0b61c433b83b5d88b91cc6257.jpg (1500×998)Kafe lucu dan unik ini berada di kawasan Harajuku. Begitu menginjakkan kaki di kafe ini, kamu akan merasa seperti berada di dunia yang berbeda. Persis layaknya wonderland! Kafe ini terdiri dari empat area dengan tema yang berbeda-beda. Yaitu Mushroom Disco, Milk Stand, Bar Experiment, dan Mel-Tea Room.Kamu juga akan dilayani oleh pelayan yang berdandan heboh ala cosplay.

QFFUhUMNiGAasMWakLB0U0PlEL8PZN5MOZRSFxDsAHVr5AfVITkqZM6Nhz9l0TpH (3188×2568)Walau bentuk makanannya terkesan eksperimental, tapi untuk rasa terbilang normal untuk pastanya. Sausnya yang memberi rasa berbeda saat dicampur dengan mie. Pasta pelangi ini bisa Anda coba dengan 1.300 Yen atau sekitar Rp 145 ribuan. Yang membuat penasaran adalah rasa ayam panggang dengan saus coklat leleh. Bagi Anda yang berekspektasi rasa yang unik, Anda akan mendapatkannya. Agak aneh memang, tapi masih bisa dinikmati. Di bawah ayam juga diletakkan waffle yang sebenarnya lebih cocok dengan sausnya dibanding si ayam sebagai menu utama. Menu yang satu ini bisa Anda coba dengan harga 950 Yen atau Rp 100 ribuan. Kamu bisa menemukannya di YM square building 4F, 4–31–10, Jingumae, Shibuya, Tokyo.

 

2. Shinjuku Kabukicho Robot Restaurant

robot-restaurant-entrance.jpg (1692×812)Robot Restaurant yang ada di Shinjuku ini memang benar-benar unik. Anda akan menemukan sebuah restoran dengan konsep robot dan juga aura klub malam. Tentu saja pengunjung yang datang dibatasi hanya untuk usia dewasa karena di dalamnya terdapat berbagai atribut vulgar. Restoran yang dibangun tahun 2012 ini menghadirkan robot setinggi 3,6 meter dengan pilot wanita yang akan melayani para pengunjung.

mig (750×500)Tidak penting dengan menu yang ditawarkan, karena yang dijual adalah robot dan atraksi panggung khas hiburan malam. Anda akan melihat dekorasi futuristik lampu neon dan juga tema robotik yang begitu kental. Untuk bisa menikmati keseruan di restoran ini anda harus mengeluarkan biaya sekitar 6.000 Yen atau sekitar Rp. 660 ribu. Biaya tersebut sudah termasuk parade robot dan menu makanan paketan yang sudah disiapkan. Jadi jika anda berencana ke Jepang, restoran robot di Tokyo ini bisa dijadikan pengalaman tak terlupakan yang unik.

 

3. Yawarakan’s Cafe

coffee1.jpg (2048×1361)Di Yawarakan’s Cafe, boneka diperlakukan layaknya manusia. Karakter-karakter bertampang lucu itu dikirimkan ke kafe oleh pemilik masing-masing. Sampai di sana, para boneka akan diantarkan ke meja. Kemudian mereka disuguhi berry smoothies yang dimasak oleh chef Hebi-chan si ular, juga boneka. Makanan utamanya berupa nasi omelette mungil yang dimasak oleh Karei si boneka, lengkap dengan tulisan nama para tamu yang dibuat dengan saus tomat di atas telur dadar. Setelah menyantap hidangan utama, para tamu akan disuguhi secangkir kopi dan setumpuk panekuk oleh Saru Hasegawa, boneka monyet yang berperan sebagai pelayan.

11722332_1860539350837096_5392573668082584596_o.jpg (2048×1361)Tak berhenti sampai di situ, setelah puas ngopi-ngopi cantik para tamu akan dihibur dengan cerita-cerita hantu Karei. Dilanjutkan dengan permainan kartu dan diakhiri dengan sesi pembacaan dongeng sebelum tidur. Keesokan harinya, barulah tamu-tamu kafe dikemas dan dikirimkan kembali pada pemiliknya berikut paket oleh-oleh berisi foto serta beberapa bongkah gula. Tertarik buat mengirimkan salah satu bonekamu ke Yawarakan’s Cafe? Silakan saja, satu paket layanan di sana cuma menghabiskan USD 40, kok. Tetapi kamu harus buruan daftar, sebab kafe ini cuma buka setiap dua bulan sekali.

 

4. Alice in Wonderland Cafe

alice-in-wonderland-restaurant-tokyo.jpg (728×534)Penggemar Alice in the Wonderland pastinya tak akan melewatkan kesempatan bisa makan di dalam dunia fantasi ini. Saat masuk ke dalam ruangan, anda akan disuguhi tampilan interior layaknya di negeri dongeng. Sebelum benar-benar sampai ke ruang utama, anda akan melewati lorong seperti lubang kelinci pada cerita Alice, kemudian interior yang dibuat semirip mungkin dengan tema Alice in Wonderland pun akan anda temui dari semua perabotan dan penataan.

Perabotan ajaib yang bisa anda lihat adalah meja berbentuk kartu, hutan ajaib, buku-buku berukuran super jumbo yang menjadi pembatas dinding, prajurit kartu, lampu gantung berbentuk hati, kursi berbentuk cangkir teh raksasa, dan lainnya. Para tamu benar-benar akan dibuat takjub dengan tampilan dari restoran ini. Para pramusaji juga berpakaian layaknya karakter yang ada di cerita Alice in Wonderland.  Restoran bertema Alice yang bisa anda temui adalah Meikyu no Kuni no Arisu yang ada di Ginza, Maho no Kuni no Arisu, dan Ehon no Kuni no Arisu yang ada di Shinjuku.

 

5. Aiseki Cafe (Ginza)

Cafe lain di Ginza, Aiseki Cafe adalah tempat yang sempurna untuk bertemu seseorang yang spesial dan memperluas wawasan sosial mereka. aiseki merujuk pada konsep kencan buta atau duduk dengan seseorang yang Anda tidak tahu, dan adaptasi dari konsep café ini adalah riff pintar ‘kencan kilat’. Setelah mengisi beberapa dokumen mengenai kepentingan, tamu duduk di meja untuk dua orang dengan kopi, kue dan iPad.

chocolat-chaud-cafc3a9-de-flore.jpg (1200×857)Tujuannya cukup polos: setelah anda merasa adanya koneksi antara anda dan teman duduk anda, anda akan bertukar nomor telepon. Jika belum anda harus menunggu selama 30 menit untuk mendapatkan teman satu meja lainnya. sementara program kencan buta memerlukan pendaftaran terlebih dahulu, untuk mereka para pencari cinta dapat langsung masuk ke Aiseki café tanpa reservasi. Harganya cukup terjangkau untuk wanita, yang tidak memiliki batas waktu, dan dapat menerima kopi dan kue tak terbatas dengan ¥ 500. berbeda untuk pria: ¥ 2500 akan memberikan waktu satu jam dari minuman tak terbatas dan kue, tetapi jika Anda tidak menemukan soulmate Anda dalam batas waktu, anda akan kena charge ¥ 1.000 untuk setiap jam penambahan.

 

6. Swallowtail Butler Cafe

contents_7_imageurl.jpg (980×585)Kafe yang dikhususkan untuk para tamu wanita ini memang dibuat untuk melayani para tamu wanita layaknya putri istana yang istimewa. Swallowtail Butler Café yang ada di Toshima-ku, Ikebukuro ini menawarkan para pelayan lelaki muda yang ganteng dan ramah. Memang kafe sejenis ini sudah mulai banyak di kawasan Tokyo, meski dalam beberapa fitur dan fasilitas memang menawarkan keunikan dan kelebihan masing-masing.

Untuk bisa menikmati pelayanan maksimal dari kafe ini, anda diharuskan untuk melakukan reservasi di website resminya. Mengingat satu hari anda akan dilayani dengan maksimal dan dipastikan tidak akan ada tamu lain yang datang. Tamu wanita yang datang akan dilayani dengan maksimal layaknya putri istana dengan beragam fitur dan kemewahan yang ditawarkan. Selama 80 menit, orang-orang di kafe ini akan memperlakukan anda dengan baik seperti menyajikan makanan, membawakan tas, dan lainnya. Menu-menu yang dihidangkan berupa makana Italia dan aneka kue-kue. Untuk bisa merasakan sensasi layaknya tuan putri, anda tinggal memencet bel yang ada di meja maka seketika pelayan akan datang dan memenuhi permintaan anda.

 

7. Sengoku Buyuden

Berpura-puralah menjadi panglima perang ala Sengoku di restoran Sengoku Buyuden ini. Anda akan berada di sebuah ruangan yang didesain bertema samurai dengan dekorasi baju besi dan bendera perang. Settingan restoran ini mengadopsi masa Perang Jepang di tahun 1467-1603. Jadi setiap meja makannya dibuat seperti para panglima perang yang sedang mengatur strategi perang dan pertahanan politik.

Jika anda datang ke sini, maka ini adalah dekorasi restoran yang sangat Jepang. Menu yang ditawarkan juga kental dengan masakan tradisional. Belum lagi pelayannya yang juga berkostum perang membuat suasana makan menjadi lebih membara. Siap-siap ada musuh menyerang.

 

8. Vampire Cafe

1471512.jpg (1024×681)Salah satu hal terbaik tentang pergi ke sebuah kafe di Jepang adalah bagaimana secara menyeluruh café-café berkomitmen untuk tema mereka masing-masing, dan salah satunya Vampire Café yang terletak di Ginza ini. Terlepas dari kenyataan bahwa café ini terletak di lantai tujuh sebuah gedung yang memiliki sangat sedikit petunjuk yang menunjukkan bahwa restoran ini terdapat di sana, sekalinya masuk anda akan mengalami sebuah kafe yang benar-benar berbeda dengan café pada umumnya.

restaurant-01-860x480.jpg (860×480)Sesuai namanya, Dekorasi vampir Café adalah barok dan terasa menyenangkan. Butler dan pelayan mengantar pengunjung ke tempat duduk mereka, dan bilik remang-remang dan tempat duduk bertahta membuatnya mudah untukmerasa seperti di dalam sebuah benteng. Makanan dan minuman yang tidak cukup indah dan aneh seperti yang ada di film thriller Amerika Hannibal, tetapi mereka jelas “gelap” dan terlihat lezat. Sementara harga untuk menu mulai dari ¥ 500, Vampire Café menawarkan menu tentu saja bagi mereka dengan nafsu makan takaran Dracula, dan staf yang bahkan cukup baik untuk menyanyikan sebuah lagu ulang tahun.

 

9. The Lock up

Makan di restoran yang berdesain antik dan mewah mungkin sudah biasa. Tentunya anda ingin menjajal sesuatu yang unik dan jarang ditemui. Bisa jadi The Lockup adalah restoran yang anda cari. Kesan menyeramkan dan ketakutan akan sangat jelas divisualkan dalam setiap jengkal interiornya. Perpaduan antara penjara kumuh, rumah hantu, dan percobaan ekstrim dari professor gila akan anda temukan di dalamnya. Restoran nyentrik ini berada di Udagawa-cho, Shibuya Grand Tokyo Bldg.B2F.

the-lock-up-menu.jpg (1600×1200)Sesaat anda masuk ke dalam restoran, maka para penjaga restoran akan menghampiri anda dan memborgol tangan anda. Tentu saja anda akan langsung dijebloskan ke penjara. Sebuah ruangan yang didesain seperti sel penjara yang kumuh. Anda akan melihat gelas dan tabung kecil berisi organ tubuh manusia. Untuk menunya, restoran ini menawarkan hidangan yang standard dan tidak terlalu mahal karena keunikan interior dan konsep penjaranya sudah membuat orang tertarik untuk berkunjung ke restoran ini. Jika anda berada di Shibuya, maka anda harus mencicipi serunya berada di ruang tahanan ala The Lockup ini.

 

10. Chinju-ya

Kalian penggemar masakan ekstrem? Bukan sekedar tatanan dan penyajian, tapi benar-benar makanan dari bahan-bahan yang ekstrem. Restoran Chinju-ya di Jepang ini mengklaim kalau mereka menyajikan masakan daging paling langka di dunia. Menu andalan mereka benar-benar ekstrem dan tak biasa, mulai dari kaki buaya sampai piranha goreng. Restoran ini terletak di distrik Noge Yokohama, Jepang. Katak goreng cuma salah satu masakan ekstrem paling biasa yang disajikan di tempat ini. Mereka pernah memasukkan kecoak goreng dalam menu, ikan piranha utuh yang digoreng garing, serta daging beruang rebus.

Chinju_ya_3.jpg (600×300)Menu yang ditawarkan di Chinju-ya bervariasi dan selalu diganti tiap musim. Tetapi mereka juga bersedia memenuhi pesanan khusus, asalkan pelanggan memesan jauh-jauh hari. Pasalnya bahan baku masakan yang dipakai memang cukup sulit didapat. Tak jarang mereka harus impor dari luar negeri. Tapi siapa sangka? meski terbilang masakan yang ditawarkan Chinju-ya terlihat dan terdengar kurang membangkitkan selera makan, atau bahkan menjijikan bagi sebagian orang ini. Kenyataanya restoran ini selalu laris manis loh. Bahkan tak sedikit pelanggan yang bersedia membayar mahal untuk sekedar mencicipi sepotong kaki buaya atau kadal dan salamander goreng. Tak hanya penduduk lokal, tak sedikit dari mereka yang datang dari luar Yokohama untuk menikmati kuliner ekstrem di restoran ini.

 

 

Kebayang gak kalau kafe-kafe unik ini ada di Indonesia? Pasti banyak yang nyekal kafenya sih. Tapi, kalau ngomongin kafe banyak banget sih kafe yang menjamur juga di Indonesia. Tapi, emang gak seekstrem kafe di Jepang, tapi ya balik lagi deh setiap Negara kan memiliki ciri khasnya masing-masing. Ya gak?

Sumber: klook.comthesmartlocal

0
like
0
love
0
haha
1
wow
0
sad
0
angry