- Advertisement -
DOTA 2Esport News

Komunitas DotA 2 dan FIFA 18 Kecewa Terhadap Asian Games 2018

Komunitas DotA 2 dan FIFA 18 Kecewa Terhadap Asian Games 2018
IDNation.net-  Sekitar 2 bulan lagi acara olahraga terbesar se – Asia yaitu Asian Games 2018 akan dimulai, yang uniknya pada Asian Games tahun ini adalah ada cabor baru yaitu eSport. Banyak fans yang cukup senang adanya eSport di dalam penggelaran Asian Games 2018, Tetapi ada 2 komunitas yang terbilang sudah besar merasa kecewa.

Masih memiliki rasa tak percaya dengan rilisan daftar game yang bakal dipertandingkan dalam eksibisi Asian Games 2018. Walaupun tak sepenuhnya buruk, namun bagi komunitas DotA 2 dan FIFA 18 Indonesia pasti akan bertanya-tanya dan penasaran mengapa game favorit di dunia ini tidak ada pada event 4 tahunan tersebut.

Achmad ‘Fadh’ Karim adalah pemain Pro FIFA 18 yang sudah banyak mengoleksi gelar juara secara nasional bahkan Fadh kerap tampil dalam membela negara di kancah internasional, memberikan komentar terkait eSport yang ada di Asian Games 2018.

“Pertama, saya agak kecewa karena FIFA gak masuk Asian Games, karena dari info awalnya yang direncanakan sebagai game eksibisi adalah FIFA, dan jujur saja, pemain berbakat di FIFA sangat banyak serta mampu bersaing di ranah Asia.”

Achmad ‘Fadh’ Karim

Peran Fadh pada di komunitas game FIFA Indonesia terbilang sangat banyak, dari sanalah Fadh juga merima banyak keluhan dari sebagian besar player yang juga tidak menyangka pilihan game eksibisi ber-genre sport di Asian Games adalah PES. Fadh hanya bisa menjelaskan bagaimana keputusan tersebut diambil oleh pihak AeSF, sementara belum diketahui keikutsertaan dari IeSPA untuk memperjuangkan beberapa cabang eSports populer.

Selain pada FIFA, DotA 2 yang memiliki fans base besar yang tersebar di seluruh dunia pun tidak ada dalam Asian Games. Veronica “Velajave” Fortuna selaku caster dari DotA 2 memberikan komentarnya terhadap tidak masuknya DotA 2 ke Asian Games,

”Kaya surprise yah, soalnya kan dulu kita denger-nya malah DotA yang bakal masuk gitu kan, bahkan waktu itu sudah ada kaya GESC, tapi malah DotA nggak ada. Gw terkejut banget, meski AOV dan LOL memang memiliki pasar yang lumayan besar globally, tapi tidak sebesar ML dan DotA di Indonesia”

Veronica “Velajave” Fortuna

Bisa kita ketahui semua, pada acara GESC kemarin kita melihat bagaimana antusiasme para fans DotA 2 yang cukup membanjiri arena turnamen tersebut di selenggarakan.

Wilbert Marco sebagai manager dari tim RRQ juga tidak mau kalah untuk memberikan komentarnya,

”Kalau saya sih liatnya simple aja hehe, game manapun yang menjadi ekshibisi di Asian Games 2018 tak masalah. Tujuannya yang penting tetap sama yakni memperkenalkan Esports ke mata publik. Jadi, menurut saya langkah sekarang sudah sesuai meskipun DOTA 2 tidak bisa menjadi bagian Asian Games 2018′

Wilbert Marco

Gimana guys menurut kalian ? apakah kalian kecewa juga atau sebaliknya ? walaupun game – game favorit kalian tidak masuk dalam Asian Games 2018 ada baiknya kita harus tetap mendukung para atlet yang berjuang mengharumkan nama bangsa Indonesia. Dan siapa tau DoTa 2 dan FIFA masuk pada Asian Games 2022, kita lihat saja nantinya guys !

Ikuti terus eSport news di https://idnation.net dan ramaikan kompetisi eSport Indonesia !

Baca juga : 

Tanpa DotA 2, Berikut 6 Game yang Akan di Pertandingkan Pada Asian Games 2018

 

 

 

 

0
like
0
love
0
haha
1
wow
1
sad
3
angry