- Advertisement -
DOTA 2Esport News

Ujaran Rasis Berhasil Ban Hingga TI9 ? Berlebihan atau Layak ?

Ujaran Rasis Berhasil Ban Hingga TI9 ? Berlebihan atau Layak ?

IDNation.net- Prilaku memang menjadi contoh untuk kita semua, apa lagi ketika kita sudah menjadi public figure yang menjadi contoh untuk para fansnya. Kali ini nasib menimpa Andrei “Skemberlu” Gabriel Ong dan Carlo “Kuku” Palad. Keduanya kedapatan melontarkan kalimat berunsur rasis dalam match, di waktu yang berdekatan.

Skemberlu, atau Skem, menuliskan ujaran rasis tersebut pada turnamen resmi DreamLeague 10 Minor saat berhadapan dengan tim Cina, Royal Never Give Up. Sementara Kuku melakukan hal yang serupa di pub match. Dampak dari kasus tersebut membuat pemerintah Cina melarang Skem-Kuku ikut serta dalam Chongqing Major Januari mendatang. Secara eksplisit, organizer Chongqing Major mengatakan “Event ini tidak menginginkan pemain seperti mereka”.

Pelarangan pemain dari pihak organizer sudah dikonfirmasi oleh Cyborgmatt dan Jack “KBBQ” Chen. Pihak penyelenggara yakni StarLadder dan ImbaTV juga melayangkan surat kepada tim tempat Kuku dan Skem bernaung, TNC dan CompLexity. Mereka memastikan apakah tim akan mengeluarkan baik Kuku dan Skem dari roster saat ini karena keduanya di-blacklist akibat ujaran rasisme terhadap Cina.

CompLexity secara tegas telah memberikan sanksi bagi Skem, begitu juga Kuku yang mendapatkan hukuman dengan pemotongan hadiah kemenangan meski kedua pemain sudah melakukan permohonan maaf. Lebih menakutkan lagi adalah kemungkinan blacklist yang bakal bertahan hingga The International 9 yang sudah diumumkan jauh-jauh hari bakal terlaksana di Cina.

Beberapa pemain pro DOTA 2 merasa sikap pemerintah Cina dan organizer tersebut agak berlebihan. Mereka adalah PPD, Admiral Bulldog, dan juga EternalEnvy, orang yang membawa Skemberlu ke tanah Amerika. Valve sudah didesak untuk segera mengambil tindakan secepatnya, namun respon yang lambat membuat orang bereaksi lebih dulu.

Bagaimana menurut kalian ? Apakah hukuman yang mereka setimpal atau permintaan dari pemerintah China berlebihan ? Yuk komen di kolom komentar !

0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
0
angry